Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*] [url=http://www.glitterfy.com/][img]http://img41.glitterfy.com/13308/glitterfy3202831T539B81.gif[/img][/url]

Minggu, 16 Juni 2013

Pengusaha Sukses

Tugas Kelompok
Agustina Wulandari
Chesarina Farahsari. Q
Dio Satria Pratama P. S. A
I Nengah Widya
Rahmah Fajriyah
Vini Nur Larassita

PETERSAYSDENIM MENDUNIA
Sejarah Petersaysdenim
Pemilik usaha sukses ini adalah Peter Firmansyah, yang pada awalnya menamakan usahanya “Peter Says Sorry” yang berasal dari nama kelompok musik Peter sendiri sebagai vokalis. Dia mengganti nama usahanya dengan Petersaysdenim karena produk yang ia hasilkan adalah denim.
Usaha ini berjalan berawal dari kebiasaan peter yang suka mengumpulkan baju di pedagang kaki lima. Namun, dengan kegigihannya ia memulai usahanya dari nol. Pada tahun 2003, Peter bekerja menjadi pegawai toko yang banyak dikenal oleh konsumen dari kalangan berada dan sering kumpul-kumpul, ia selalu melihat teman-temannya mengenakan busana mahal. Ia hanya menahan keinginan mempunyai baju bagus. Peter melihat, mereka tampak bangga memiliki baju, celana, sepatu yang mahal. Dan Peter ingin membuat kebanggaan itulah yang akan ia munculkan jika konsumen mengenakan busana produk Peter.
Saat Peter duduk di bangku SMP, ia akrab dengan kemiskinan. Perusahaan tempat ayahnya bekerja bangkrut sehingga ayahnya harus bekerja serabutan. Peter pun mengalami masa suram, yang orangtuanya harus berutang untuk membeli makanan. Keluarga Peter pernah tidak mampu membeli beras sehingga hanya bergantung pada belas kasihan kerabatnya.
Sewaktu Peter menduduki SMA, ia giat mempelajari cara menyablon, menjahit, memotong dan membuat desain sendiri. Ia banyak belajar sejak lima tahun lalu saat sering keliling toko, pabrik atau penjahit. Peter juga banyak bertanya cara mengirim produk ke luar negeri. Proses ekspor dipelajari sendiri dengan bertanya ke agen-agen pengiriman paket.
Dan saat ia masih menjadi pegawai toko pada tahun 2005, Peter menyisihkan pendapatannya untuk mengumpulkan modal. Di sela-sela pekerjaannya, ia juga mulai membuat pesanan busana. Dalam sebulan, Peter membuat 100 jaket, sweter dan kaus, yang keuntungannya hanya Rp.10.000-Rp.20.000 per potong. Gaji yang ia peroleh dari pekerjaan sebagai pegawai toko sangat keil dibandingkan dengan Usaha yang mulai ia geluti.
Peter mengalami sebuah proses naik turunnya usaha, atau kegagalan dalam usahanya. Pada tahun 2008, Peter pernah mengalami penipuan oleh temannya sendiri yang menyanggupi mengerjakan pesanan sampai Rp.14 juta. Pesanannya tidak dikerjakan, sementara uang muka Rp.7Jt di bawa kabur. Pada tahun 2007, peter juga mengerjakan pesanan jins senilai Rp.30Jt, tetapi pemesan menolak membayar dengan alasan jins itu tidak sesuai dengan keinginan konsumen. Peter tetap dengan semangatnya terus menjual jins itu dengan harga murah untuk menggantikan kerugian yang ia alami.
kerja keras dan doa orangtua, kedua factor itulah yang mendorong Peter menjadi sukses. Ia berkeinginan untuk membuat senang orangtuanya, bahkan jika dana sudah mencukupi, ia ingin orangtuanya bias menunaikan ibadah haji. Meski kuliahnya tak rampung, Peter mengisi seminar di Kampus. Peter ingin memberikan semangat kepada mereka yang berniat membuka usaha. “Mau anak kuli, buruh, atau petani, jika mempunyai keinginan, dan ingin bekerja keras, pasti ada jalan seperti saya menjalankan usaha ini,”ujarnya.
7 Strategi Bisnis yang Harus Dimiliki Entrepreuner

1.      Berani berpikir kreatif dan segera mulai melangkah
Modal utama yang harus dimiliki seorang pebisnis adalah berani berpikir kreatif dan mewujudkan ide-ide atau inovasi yang diciptakan. Selain itu kita dituntut untuk mulai melangkah dan menemukan cara paling efektif untuk segera mewujudkan mimpi-mimpi besar yang telah dicita-citakan.

 2.       Mulailah dari Lingkungan anda
Tak jarang para pemula bersikap terlalu berlebihan dalam mencari sebuah ide bisnis. Mereka sering menginginkan bisnis yang bonefit, menghasilkan keuntungan namun tidak membutuhkan modal besar. Padahal kita bisa mendapatka ide bisnis tersebut dimulai dari yang sederhana yang ada di sekitar kita. 

3.      Tetapkan biaya produksi yang proposional
Sebagai seorang pelaku usaha, tentunya Anda harus lebih jeli dalam menganggarkan biaya pengeluaran dan menyiapkan strategi pemasaran jitu untuk bisa mendatangkan penghasilan yang maksimal. Sebisa mungkin tekan biaya produksi agar harga jual yang Anda tawarkan kepada konsumen bisa terjangkau, dan keuntungan yang didapatkan semakin hari kian berlipat-lipat.

4.      Manfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas
Perkembangan teknologi dan informasi di era serba digital seperti sekarang ini, tentunya bisa Anda manfaatkan dengan baik untuk menjangkan peluang pasar yang lebih luas. Bila sebelumnya Anda belum menjamah pasar online untuk memasarkan produk Anda, maka tidak ada salahnya bila mulai sekarang Anda mengoptimalkan penggunaan situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, blog, website, dan lain sebagainya untuk mengurangi besarnya biaya iklan offline yang semakin tinggi serta menjangkau calon konsumen di berbagai belahan dunia.

5.      Terus kembangkan brand Anda
Tak bisa kita pungkiri bila kekuatan sebuah brand masih sangat penting dalam mengembangkan sebuah usaha. Oleh karena itu, terus hidupkan brand bisnis Anda dan jagalah reputasinya agar semakin dikenal banyak orang dan disukai para pelanggan. Untuk menjalankan strategi tersebut, Anda bisa melengkapi profil perusahaan Anda dengan sejarah singkat mengenai pendirian usaha maupun kisah dibalik pembuatan produk unggulan yang menjadi brand utama bisnis Anda.

6.      Tumbuhkan bakat berwirausaha
Setiap orang bisa menjadi pengusaha sukses apabila mereka mau dan mampu menumbuhkan bakat wirausaha yang ada dalam diri mereka. Berbekal niat, semangat, dan tekad yang cukup kuat, setiap orang bisa mendapatkan ilmu dan ketrampilan khusus tentang wirausaha melalui buku-buku atau majalah bisnis yang beredar di pasaran, mengakses informasi dari media internet, maupun bergaul dengan para pengusaha sukses yang bisa memotivasi diri Anda untuk terus maju dan merintis sebuah usaha.

7.      Siap menghadapi berbagai resiko
Ketika menjalankan sebuah usaha, hadirnya sebuah hambatan, tantangan, maupun berbagai kendala yang muncul di tengah perjalanan usaha, menjadi salah satu resiko yang harus dihadapi para pelakunya. Karenanya, untuk menghadapi resiko tersebut, pastikan bahwa semua perencanaan bisnis Anda sudah dipersiapkan dengan matang agar munculnya sebuah resiko bisa diminimalisir sekecil mungkin.
Nah, ini dulu sedikit informasi tips bisnis yang bisa kami sampaikan kepada para pembaca. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat bagi semua lapisan masyarakat dan membantu para pemula yang tertarik menekuni dunia usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Referensi :

Rabu, 05 Juni 2013

Tugas Softskill
Nama    : Chesarina Farahsari. Q
Kelas     : 2DA03

I.                     PERENCANAAN USAHA BARU
A.      Pengertian Perencanaan, unsur-unsur Perencanaan dan alasan utama diperlukan Perencanaan

Pengertian Perencanaan adalah proses penentuan tujuan organisasi perusahaan atau suatu usaha dan kemudian menyajikan dengan jelas strategi atau program, taktik atau cara pelaksanaan program dan operasi atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan atau sebuah usaha secara menyeluruh. (Erly Suandy(2001:2)).
Pengertian Perencanaan Usaha Baru adalah dokumen tertulis yang menjelaskan rencana perusahaan atau pengusaha untuk memanfaatkan peluang usaha yang terdapat di lingkungan eksternal perusahaan, menjelaskan keunggulan persaingan usaha, serta menjelaskan berbagai langkah yang harus dilakukan untuk menjadikan peluang usaha tersebut menjadi suatu bentuk usaha yang nyata.
Tujuan perencanaan Usaha Baru, yaitu :
1.       Pihak Eksternal
Perencanaan Bisnis ini dipergunakan untuk pengajuan pinjaman ke pihak kreditor atau untuk investor.
2.       Pihak Internal
Perencanaan Bisnis yang digunakan sebagai panduan bagi pengembangan usaha baru, dalam penyusunan perencanaan usaha sampai dengan implementasi dan pengukuran kinerja.

Tahap Perencanaan Usaha Baru
1.       Tahap Ide Usaha
2.       Tahap perumusan konsep usaha
3.       Tahap study kelayakan usaha
4.       Tahap penyusunan rencana bisnis
Unsur-unsur yang harus ada dalam Perencanaan Usaha Baru :
1.       Rencana Pemasaran
2.       Rencana Produksi
3.       Rencana Keuangan
4.       Rencana SDM dan organisasi
5.       Analisa resiko dan hasil
6.       Batasan waktu


B.      Sebutkan beberapa manfaat, tipe, dan klasifikasi perencanaan
Manfaat Perencanaan Usaha
1.       Pekerjaan dapat dilakukan secara teratur dan dengan tujuan yang jelas.
2.       Menghindari pekerjaan atau aktivitas yang tidak produktif serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien.
3.       Menyediakan alat evaluasi untuk menentukan keberhasilan usaha.
4.       Menyediakan landasan untuk pengawasan dan upaya perbaikan.
5.       Menetapkan tujuan bisnis, menganalisis dan mendeskripsikan dengan detail bisnis yang akan dilakukan termasuk keuangan.
6.       Sebagai alat untuk mencari investor dan kreditor.
7.       Untuk meminta masukan dari para ahli bisnis dalam menjalankan bisnis
8.       Sebagai pedoman untuk evaluasi.
Tipe-tipe Perencanaa Usaha
1.       Start-Up
Langkah-langkah untuk memulai bisnis baru dengan rencana bisnis bisnis start-up, seperti menggambarkan perusahaan, produk atau layanan bisnis, evaluasi pasar, dan menyediakan analisis keuangan.
2.       Intern
Menulis rencana bisnis internal untuk mengevaluasi proyek yang diusulkan.
3.       Strategis
Sebuah rencana bisnis yang menyediakan peta rinci dan tujuan usaha dan bagaimana cara untuk mencapainya.
4.       Rencana operasi bisnis
Rencana yang terdiri dari elemen yang berhubungan dengan operasional perancanaan, menentukan tanggal pelaksanaan, dan tempat pelaksanaan.
5.       Pertumbuhan
Deskripsi mendalam pertumbuhan yang diusulkan dan ditulis untuk keperluan internal. Menyediakan semua informasi tentang perusahaan untuk memuaskan investor potensial.

Klasifikasi Perencanaan
Perencanaan Kota
Merupakan penyiapan upaya untuk mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan kota, serta menjadi pedomen tujuan yang selaras untuk wadah perkembangan masyarakat kota menuju kehidupan yang lebih baik, selain itu dapat diartikan sebagai gambaran tatanan fisik yang mengatur peruntukan lahan, penataan jaringan jalan, utilitas, penempatan fasilitas social dan umum (Catanese dkk, 1996)

Perencanaan Wilayah
Perencanaan wilayah merupakan disiplin ilmu yang menekankan pada penjelasan social dalam ruang wilayah secara keseluruhan, selain itu perencanaan wilayah dapat diartikan sebagai perubahan social ekonomi di berbagai wilayah, dinamika hubungan antarwilayah dan factor-faktor yang berhubungan dengan pembangunan wilayah, tetapi pengertian ini terlalu luas dan tidak mengena pada factor-faktor yang relevan untuk pembangunan.


II.                  Penempatan SDM Dalam Organisasi Kewirausahaan
a.       Sebutkan sumber-sumber tenaga kerja dan bagaimana tahapan proses seleksi
Sumber-sumber Tenaga Kerja adalah sebagai berikut,
1.       Sumber Intern
Tenaga kerja yang akan dipekerjakan tersebut diambil dari sumber intern yang artinya menempatkan karyawan diantara karyawan yang sudah ada pada jabatan yang belum ada jabatannya.
2.       Menggunakan Jasa Karyawan atau Pegawai Lama
Suatu perusahaan dapat meminta pada karyawan untuk memasukkan para pekerja dari luar yang ingin bekerja seperti teman dari karyawan itu sendiri atau tetangga, saudara dan sebagainya.
3.       Melalui lembaga-lembaga  pendidikan
Suatu perusahaan ada yang membutuhkan karyawan baru yang memenuhi syarat pendidikan tertentu. Contoh sarjana muda atau sarjana dari fakultas yang memiliki kemampuan atau skill yang tinggi, maka perusahaan dapat menghubungi lembaga pendidikan atau mengadakan beasiswa pada mahasiswa.
4.       Melalui Seleksi
Seleksi adalah kegiatan suatu perusahaan untuk dapat memilih karyawan yang paling tepat dan dalam jumlah yang tepat pula dari calon-calon yang dapat diterima. Berikut metode seleksi :
a.       Pendidikan
b.      Pengalaman
c.       Pengetahuan
d.      Kecerdasan
e.      Kesehatan
f.        Umur
g.       Jenis kelamin dan sebagainya
                             Tahapan Proses Seleksi
                            Berikut Tahapan Proses Seleksi :
1.       Screening CV
Proses seleksi paling utama. Pelamar mengirimkan surat lamaran pekerjaan beserta CV kepada perusahaan yang dilamar.
Biasanya yang diseleksi adalah kesesuaian pengalaman pekerjaan dengan pekerjaan yang dituju, foto pelamar, latar belakang  pendidikan atau perusahaan, dan gaji yang diharapkan.
2.       Proses Interview
Proses wawancara pihak perusahaan seperti HRD atau Owner terhadap pelamar, biasanya disediakan pertanyaan-pertanyaan seperti kompetensi, leadership, problem solving atau pengetahuan lainnya.
3.       Psikotes
4.       Negoisasi Gaji
5.       Medical Check-Up
Menyeleksi keadaan fisik pelamar, contoh penyakit yang diseleksi biasanya yang dapat mengganggu kondisi fisik dalam bekerja atau rentan menular :
1.       Hepatitis
2.       Penyakit kelamin
3.       Diabetes
4.       TBC
5.       Jantung
6.       Asma dll


b.      Bagaimana latihan dan pengembangan serta teknik yang dilakukan untuk karyawan lama dan baru
Jenis-jenis Pengembangan
a.       Pengembangan secara informal yaitu karyawan atas keinginan dan usaha sendiri melatih dan mengembangkan dirinya dengan mempelajari buku-buku literature yang ada hubungannya dengan pekerjaan atau jabatannya.
b.      Pengembangan secara formal yaitu karyawan ditugaskan oleh perusahaannya untuk mengikuti pendidikan atau latihan karena tuntutan pekerjaan saat ini atau masa dating yang sifatnya nonkarier atau peningkatannya karir seorang karyawan.
                               Peserta Pelatihan dan Pengembangan
a.       Karyawan Baru yaitu karyawan yang baru diterima bekerja pada perusahaan. Mereka diberi pengembangan seperti pemahaman, keterampilannya dan keahlian dalam bagian karyawan tersebut.
b.      Karyawan Lama yaitu yang ditugaskan perusahaan untuk mengikuti pengembangan seperti Balai Pusat Latihan Kerja. Karyawan lama harus atau dituntut untuk memahami tehnical skill, human skill dan managerial skill agar moral kerja dan prestasi kerjanya meningkat.

Proses Pengembangan
a.       Sasaran
b.      Kurikulum
c.       Sarana
d.      Pelatih
e.      Peserta
f.        Pelaksana

Metode Pengembangan
a.       Pelatihan atau training
b.      pendidikan


Jumat, 19 April 2013



Tugas Softskill
Nama : Chesarina Farahsari Quintardy
Kelas : 2DA03




Perusahaan Go Publik
Definisi Perusahaan Go Publik adalah menjual saham perusahaan ke para investor dan membiarkan saham tersebut diperdagangkan di pasar saham. Contohnya adalah PT. Indofood, PT. Aneka Tambang, Indosat dan banyak perusahaan lain yang sudah menjadi Go Publik. Perusahaan yang sudah menjadi Publik biasanya perusahaan terbuka tanpa lewat proses penawaran umum. Perusahaan terbuka diketahui dengan penempatan kata “Tbk” debelakang nama perusahaan, contoh PT. Telkom Tbk, PT. Kalbe Farma Tbk.
Proses Go Publik Suatu Perusahaan
Tahapan Proses Go Publik :
1.       Tahapan Persiapan untuk Go Public
a.       Rekturisasi perusahaan
b.      Pemberesan surat-surat dan dokumentasi
c.       Dilakukan private placement
2.       Tahapan Pendahuluan
a.       Penunjukkan pihak yang terlibat
b.      Proses underwriting
c.       Rekturisasi anggaran dasar
d.      Pembuatan laporan dan dokumentasi go public
e.      Pencatatan pendahuluan atas saham-saham di bursa efek
3.       Proses pelaksanaan Go Publik
a.       Proses pengajuan pernyataan pendaftaran
b.      Public expose
c.       Pembuatan dan percetak prospectus
d.      Road show
e.      Penjatahan di Pasar Modal
f.        Proses jual-beli saham di Pasar Sekunder
Syarat-syarat sebuah perusahaan untuk Go Publik
1.       Perusahaan memiliki berbagai alternative sumber pendanaan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan.
2.       Perusahaan perlu melakukan persiapan internal dan penyiapan dokumentasi sesuai dengan persyaratan untuk go public atau penawaran umum, serta memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan BAPEPAM.



Jenis-jenis Kepemilikan Usaha
1.       Perusahaan Perseorangan adalah badan usaha yang kepemilikannya dimiliki oleh satu orang.
Ciri-ciri :
 - Relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan.
- Tanggung jawab tidak terbatas dan bias melibatkan harta pribadi
- Tidak ada pajak yang ada adalah pemungutan dan retribusi
- Seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- keuntungan kecil
- Sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

2.       Perusahaan Persekutuan adalah badan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan perusahaan komanditer alias CV.
a.       Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.
Ciri-ciri :
-          Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi
-          Memiliki hak untuk menjadi pemimpin
-          Tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota lainnya
-          Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
-          Seorang anggota berhak membubarkan firma
-          Mudah memperoleh kredit usaha
b.      CV adalah bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda diantara anggotanya.
Ciri-ciri :
-          Sulit untuk menarik modal yang telah disetor
-          Modal besar karena didirikan banyak pihak
-          Mudah mendapatkan kredit pinjaman
-          Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas da nada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
-          Relative mudah untuk didirikan
-          Kelangsungan hidup perusahaa cv tidak menentu
c.       Perseroan Terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hokum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan di dalamnya.
Ciri-ciri :
-          Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
-          Modal dan ukuran perusahaan besar
-          Kelangsungan hidup perusahaan ada ditangan pemilik saham
-          Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
-          Kepemilikan mudah berpindah tangan
-          Mudah mencari tenaga karyawan
-          Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal dalam bentuk dividen



Bentuk-bentuk kerja sama dalam kegiatan Bisnis
1.       Merger atau Fusi adalah suatu penggabungan satu atau beberapa badan usaha sehingga dari sudut ekonomi merupakan satu kesatuan tanpa melebur badan usaha yang bergabung.
Merger Horizontal adalah penggabungan satu atau beberapa perusahaan yang masing-masing kegiatan bisnis berbeda satu sama lain.
Merger Vertikal adalah penggabungan satu atau beberapa perusahaan yang masing-masing kegiatan bisnis berbeda satu sama lain namun tidak saling mendukung dalam penggunaan produk.
2.       Konsolidasi adalah penggabungan antara dua atau lebih badan usaha yang menggabungkan diri saling melebur menjadi satu dan membentuk satu badan usaha yang baru.
3.       Joint Ventur adalah suatu persetujuan diantara dua pihak atau lebih untuk melakukan kerjasama dalam suatu kegiatan
4.       Waralaba adalah hak khusu yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba






Referensi :



Senin, 11 Maret 2013

TENTANG KEWIRAUSAHAAN

Nama                    : Chesarina Farahsari
Kelas                     : 2DA03

1.       Apa yang anda ketahui tentang “Kewirausahaan” dan sebutkan karakteristik Wirausaha !
Jawaban :
                Definisi “Kewirausahaan” adalah Penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari (menurut Thomas W Zimmerer). Sedangkan arti dari Wirausaha itu sendiri adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangka ide, dan meramu sumberdaya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.
Menurut saya sendiri, Wirausaha adalah orang yang memiliki sifat pemimpin dan berani, pintar berinovasi dan kreatif dalam bidang usaha yang memiliki modal untuk membuka peluang usaha. Wirausahawan harus memiliki sikap percaya diri, dan berani mengambil resiko serta keputusan. Wirausahawan harus siap dengan hasil yang dihadapinya, seperti ketidakberhasilan usahanya, maka dari itu dia harus siap membangun kembali usahanya.

Macam-macam karakteristik Wirausaha adalah sebagai berikut :
a.       Dorongan Berprestasi  : orang yang ingin berwirausaha harus memiliki keinginan besar untuk mencapai prestasi
b.      Bekerja Keras : wirausahawan harus bekerja keras untuk mencapai sasaran yang diinginkan
c.       Memperhatikan Kualitas : Wirausahawan harus memperhatikan atau mengawasi usahanya dan mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan
d.      Sangat Bertanggung Jawab : Wirausawan sangat bertanggung jawab atas usaha mereka baik secara moral, legal maupun mental
e.      Berorientasi pada Imbalan : wirausahawan mengharapkan imbalan yang sepadan dengan usahanya. Imbalan itu tidak hanya berupa uang, tetapi juga pengakuan dan penghormatan.
f.        Optimis : Wirausahawan hidup dengan doktrin semua waktu baik bisnis dan segala sesuatu mungkin
g.       Berorientasi pada Hasil Karya yang Baik
h.      Mampu mengorganisasikan : Wirausahawan mampu memadukan bagian-bagian dari usahanya dalam bisnisnya. Mereka pada umumnya diakui sebagai “komandan” yang berhasil
i.         Berorientasi pada Uang : uang yang dikejar oleh para wirausahawan tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan pengembangan usaha saja, tetapi juga dilihat sebagai ukuran prestasi kerja dan keberhasilan
(risensi : David Mc Clelland)
2.       Sebutkan sumber gagasan untuk usaha baru dari segi internal maupun eksternal !
Jawaban :
  Sumber gagasan untuk usaha baru dari segi Eksternal adalah
1.       Konsumen : wirausahawan harus memperhatikan keinginan konsumen agar terjadi kesesuaian keinginan konsumen (menjaga kualitas).
2.       Perusahaan yang sudah ada
3.       Saluran distribusi : sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar
4.       Pemerintah
5.       Penelitian dan Pengembangan : kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.
  Sumber gagasan untuk usaha baru dari segi Internal adalah
a.       Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan.
b.      Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampaknya berhubungan dengan konsep daan masalah-masalahnya.
c.       Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekan.

3.       Apa yang anda ketahui tentang hak guna paten ?
Jawaban :
Pengertian Hak Guna Paten adalah Pemilik hak guna paten memberi hak istimewa kepada perusahaan yang ingin menggunakan nama, logo, produk, prosedur operasi perusahaan tunggal.

Hak Guna Paten adalah persetujuan perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merek dagang memberikan hak ekslusif kepada perusahaan, distributor atau pengecer dengan imbalan pembayaran royalty dan menyesuaikan diri dengan prosedur operasi standar.